Latest Articles

Batu Secret Zoo, kebun binatang modern berkelas internasional

Berkunjung ke kota Batu, Malang tidak lengkap rasanya tanpa mengunjungi Batu Secret Zoo, kebun binatang modern dengan kelas internasional. Di Batu Secret Zoo pengunjung bisa berinteraksi melihat kehidupan hewan secara sangat dekat mirip di taman safari, bedanya di tempat ini pengunjung harus berjalan mengitari lokasi wisata. Kandang hewan didesain seperti habitat aslinya dan dibiarkan secara terbuka sehingga pengunjung bisa bebas berinteraksi lebih dekat. Batu Secret Zoo dibangun diatas tanah dengan luas 14 hektare, sehingga membutuhkan waktu lebih dari 5 jam bagi rombongan untuk mengililingi seluruh area wisata.
Koleksi hewan berasal dari asia dan afrika ada disini mulai dari reptil, kerabat kera, harimau, aves, gajah, harimau dll. Habitat hewan didesain secara apik dan mirip dengan aslinya. Area paling berkesan adalah area harimau, pengunjung hanya dipisahkan dengan kaca saja sehingga harimau terlihat mondar mandir seakan-akan mau menerkam pengunjung. Biaya dikenakan kepada pengunjung 50ribu rupiah, cukup murah untuk harga hiburan berkelas internasional ini.

Fasilitas dan kebun binatang
Animal Feeding
Disediakan 3 area untuk memberi makan hewan liar secara gratis dengan hanya membeli makananya saja. Area pertama yaitu memberi makan gajah. Pada area kedua pengunjung naik kereta kelinci dengan ditarik traktor mengelilingi kandang hewan yang dilepas secara bebas yaitu kuda poni, banteng, rusa.


Memancing harimau
Memancing harimau?? aneh mendengarnya, keknya ini satu-satunya tempat diIndonesia buat mancing hewan buas. Cukup merogoh kocek untuk membeli umpan ayam pengunjung bisa memancing hewan terbuas di alam liar ini, sayangnya hasil pancingannya tidak bisa dibawa pulang yah
Padang Savannah
Kandang didesain mirip habitat hewan aslinya dipadang Savanah dengan pohon-pohon yang didatangkan langsung dari afrika. Area pengunjung hanya dipisahkan dengan kaca sehingga bisa melihat dengan jelas kehidupan hewan dialam liar
Museum Satwa
Museum Satwa salah satu hiburan menarik disini, tempatnya memang terpisah dari kebun binatangnya namun untuk biaya masuk sudah 1 paket. Disini ditampilkan hewan yang sudah punah mulai dari zaman dinosaurus sampai hewan yang terancam punah. Walaupun berupa model saja namun terlihat sangat alami terlihat seperti hewan asli yang diawetkan. Beberapa memang hewan asli namun sulit untuk membedakan antara asli dan patung karena detailnya sangat bagus.


Penginapan ala tarzan di pohon raksasa
Bagi pengunjung yang ingin menikmati Batu Secret Zoo lebih dari sehari bisa menginap di hotel yang dibuat mirip dengan pohon tempat tarzan tinggal





Art Gallery House of Sampoerna Surabaya

Pada artikel sebelumnya aku telah menjelaskan panjang lebar tentang wisata sejarah di House of Sampoerna disini. Kompleks House of Sampoerna terbagi menjadi beberapa bagian yaitu kafe, museum house of Sampoerna serta Art Gallery. Art Gallery merupakan ruangan untuk memajang karya seniman-seniman Indonesia. Tiap bulan karya seni yang ditampilkan berganti, mulai dari lukisan, seni instalasi, fotografi, dll. Selain itu bagi pengunjung yang tertarik bisa membeli maupun meminjam karya seni yang dipajang.







Taman rekreasi Selecta, Batu Malang

Kota batu, kota di Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata sehingga tidak ada habisnya untuk diceritakan. Kota ini ibaratnya Puncak bagi orang Surabaya dan sekitarnya. Terletak didataran tinggi dikelilingi gunung-gunung serta hutan yang masih alami menjadikan tempat ini sebagai tempat bernapas ditengah hirup pikuk serta kemacetan kota. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Selecta. Objek wisata ini dibangun pada tahun 1930-an oleh orang berkewarganegaraan Belanda. Saking indahnya tempat ini hingga dijadikan tujuan wisatawan domestik dan mancanegara bahkan lokasi ini merupakan salah satu tempat favorit dari Bung Karno dan Bung Hatta.
Terakhir kali aku mengunjungi tempat ini lebih dari 10 tahun lalu. Hal yang masih tersimpan di memori adalah kolam renang dengan seluncuran panjang lebih dari 15m. Nampaknya Selecta telah mengalami banyak perubahan dengan tambahan berbagai fasilitas dan hiburan. Pengunjung dapat menikmati taman bunga, flying fox, kolam renang, sepeda air serta penginapan.
Taman bunga tertata secara rapi dan apik dengan dikelilingi pohon pinus menjulang keatas membuat segar bagi mata pengunjung yang melihatnya. Bunga tampak lebih segar dan merekah, beda dengan bunga biasa kita jumpai dikota, mungkin karena cuaca yang mendukung.



Menikmati olahraga air dan sate kelinci di Telaga Sarangan

Telaga Sarangan yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Meski terletak di area pegunungan, jalan menuju telaga Sarangan cukup mudah diakses karena aspalnya mulus dan cukup lebar, bahkan bisa dilalui dengan bus besar. Sepanjang jalan anda akan menjumpai hutan khas pegunungan yang masih lebat. Nampaknya telaga sarangan bukanlah satu-satunya telaga di pegunungan tersebut, banyak telaga kecil akan anda jumpai disepanjang perjalanan, namun hanya Telaga Sarangan yang dijadikan obyek wisata, selebihnya digunakan penduduk sekitar sebagai mata pencaharian.
Telaga Sarangan sendiri terletak pada ketinggian sekitar 1000m diatas permukaan laut, udara pegunungan sejuk akan anda nikmati. Banyak cara untuk menikmati lokasi ini, bagi yang tertantang dengan olahraga air dapat menyewa speed boat serta sepeda air dengan harga relatif murah. Bagi penikmat kuliner belum lengkap rasanya kalo belum mencoba makanan khas daerah ini yaitu sate kelinci. Sekilas memang terlihat seperti daging ayam, perbedaanya hanya pada saat sebelum dibakar, warna dagingnya lebih putih. Struktur daging lembut dengan bumbu kacang dengan harga murah menjadikan makanan primadona bagi wisatawan.

Untuk menikmati telaga sarangan dapat dilalui dengan berjalan kaki maupun dengan naik kuda yang banyak disewakan di sepanjang lokasi wisata, kendaraan bermotor memang tidak diperkenankan untuk memasuki area wisata kecuali penduduk lokal. Terdapat jalan cukup lebar mengelilingi telaga, silakan bagi yang memiliki stamina prima untuk mencoba jalan ini, karena telaga sarangan sangat luas sekali (sekitar 30hektar) sehingga butuh waktu berjam-jam untuk mengelilingi seluruh area wisata. Di sepanjang jalan, pengunjung akan disuguhi eksotisme hutan tropis yang lebat di lereng pegunungan. Kondisi hutan disini memang masih alami, tak ayal banyak penghuni liar diantaranya monyet masih mendiami kawasan sini. Namun nampaknya hewan disini masih liar dan jarang berinteraksi dengan manusia, jadi hati-hati kalau mendekat.
Belum lengkap rasanya berwisata tanpa membawakan oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Jangan khawatir karena banyak dijumpai penjual makanan tradisional serta penjual cinderamata tas, kaos dan kerajinan seni lain karya penduduk sekitar. Jika ingin menikmati Telaga Sarangan lebih dari satu hari, disekitar lokasi banyak hotel kelas melati dengan harga bersaing.
Pemandangan selama di perjalanan
Area penginapan

Menurut om Wikipedia ada beberapa event tahunan diadakan di Telaga Sarangan diantaranya:
  • labuh sesaji pada Jumat Pon bulan Ruwah,
  • liburan sekolah di pertengahan tahun,
  • Ledug Sura 1 Muharram,
  • pesta kembang api di malam pergantian tahun.

Patut untuk dicoba

Noars Rafting di sungai Pekalen Probolinggo

Bagi penggemar olahraga pemicu adrenalin rafting, belum lengkap rasanya kalo belum mencoba olahraga satu ini di Sungai Pekalen Probolinggo dengan grade jeram antara 2- 3. Tidak hanya rafting saja, pengunjung akan disuguhi pesona alam yang luar biasa. Sepanjang sungai berjejer-jejer 7 air terjun dengan struktur batu yang masih alami dengan debit air yang deras jatuh dari atas. Like Paradiso.....
Terdapat 3 lokasi rafting di sungai Pekalen yaitu Pekalen atas(12km), Pekalen tengah(7km) dan Pekalen bawah(10km). Kami memilih Pekalen atas dikarenakan menurut informasi yang kita gali di internet, lokasi alam disini lebih baik dari tempat lainya. Sebagai konsekuensinya harus merogoh kocek lebih dalam karena biaya lebih mahal. Terdapat 3 EO yang bisa dipilih, untuk Pekalen atas bisa menggunakan jasa dari Noars dan Songa sedangkan Pekalen bawah ditangani oleh Regulo. Untuk waktu pengarungan sendiri terbagi menjadi waktu pagi , siang, sore dan malam. Saran sih, bagi pengunjung yang mau kesana, untuk memilih waktu di sore hari, karena memiliki waktu trip lebih panjang karena untuk waktu pagi dan siang harus segera kembali ke lokasi awal untuk mengejar trip berikutnya.
Rombongan kami terdiri dari 4 orang. Rafting di sungai Pekalen sendiri merupakan pengalaman pertama bagi kami semua. Setelah sampai di lokasi Noars, pengunjung akan dibekali dengan alat keselamatan diantaranya pelampung, helm dan dayung. Bagi yang memakai kacamata disarankan untuk membawa karet dari rumah agar tidak terlepas pada saat trip. Kemudian pengunjung dibawa dengan mobil bak terbuka yang cukup digunakan untuk mengangkut sekitar 12 orang menuju sungai Pekalen. Perjalanan sendiri menempuh waktu sekitar 1 jam kemudian diteruskan dengan berjalan kaki menuju lokasi.
Begitu sampai dilokasi nyali kami menciut, arusnya sangat deras sekali. Namun jangan khawatir, banyak petugas keselamatan profesional yang berjaga di sepanjang sungai. Pada saat itu ketinggian air sungai sedang dalam kondisi dangkal, sehingga arus jadi bertambah deras. Sebelum pengarungan, rombongan diberi materi terkait keselamatan dan cara untuk berarung jeram. Disini peserta diperkenalkan beberapa aba-aba diantaranya "boom" artinya ada jeram dan peserta masuk kedalam perahu dengan dayung diangkat, selebihnya instruksi biasa yaitu maju, mundur, kiri mundur dan kanan mundur.

Terdapat puluhan jeram yang akan dilewati dengan ketinggian mencapai 1-2M. Setiap jeram memiliki nama tersendiri, jeram pertama bernama "Welcome" dengan ketinggian sekitar 2M, cukup untuk membuat kita merinding saat itu. Jeram pertama hampir saja gagal kami lalui karena perahu menyangkut dibatu-batu besar. Namun kesigapan instruktur dan bantuan tenaga keselamatan akhirnya berhasil dilewati. Sepanjang sungai pemandangannya indah sekali. Kiri kanan dijumpai hutan masih alami dan dihuni oleh satwa langka.

Air terjun jatuh dengan deras dari atas, serasa mandi di shower dengan debit air yang besar. Sangat indah pemandangannya, melebihi harga uang yang dibayarkan untuk menikmati wisata ini. Selain itu banyak dijumpai gua kelelawar, hati-hati kalo melewatinya jangan mendongak keatas dengan mulut terbuka bisa jadi guano(kotoran kelelawar) akan jatuh dari atas. Baunya cukup menyengat, namun kealamiannya memberikan sensasi tersendiri. Ditengah-tengah perjalanan terdapat rest area untuk menikmati minuman STMJ, teh hangat dan makanan gorengan lainnya. Cukup untuk mengisi perut kami serta merilekskan badan yang tegang sebelum menyusuri rute berikutnya. Keseluruhan perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam, walaupun terdengar lama namun serasa cepat karena keasyikan menikmati panorama alam.

Cara menuju ke lokasi
Sungai Pekalen Atas terletak di desa Ranu Gedang, kecamatan Tiris, kabupaten Probolinggo, propinsi Jawa Timur, dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
- Kendaraan pribadi
Jika menggunakan kendaraan pribadi dari Surabaya rute yang dilalui yaitu sidoarjo -> pasuruan -> probolinggo -> situbondo. Saat menjumpai pasir putih di kiri jalan berarti lokasi sudah dekat. Kamu akan menjumpai pertigaan dengan papan nama yang menunjukkan lokasi rafting. Pertigaan tersebut berjarak sekitar 15km dengan lokasi rafting.
- Angkutan umum
Jangan khawatir jika tidak memiliki kendaraan pribadi, lokasi rafting dapat ditempuh dengan angkutan umum. Setelah sampai di terminal Probolinggo, perjalanan dilanjutkan dengan bus arah situbondo. Rata-rata kondektur telah mengerti jika kamu akan berhenti dilokasi rafting. Setelah berhenti di sebuah pertigaan, perjalanan dilanjutkan dengan angkutan umum lyn atau angkot. Kemudian berganti lagi dengan ojek, yang cukup banyak tersedia di desa tsb, ojek akan mengantarkan kamu sampai di lokasi rafting. Jangan ragu untuk menawar harga ojek karena biasanya harganya dinaikkan cukup tinggi karena tahu akan melakukan rafting.

Wisata Sejarah di House of Sampoerna Surabaya

Merasa bosan jalan-jalan di mall, bioskop atau wisata modern lain di kota Surabaya. House of Sampoerna layak dijadikan alternatif bagi mereka yang ingin bernostalgia untuk kembali ke masa lampau. HOS dibangun pada tahun 1862 dengan gaya kolonial belanda yang masih mempertahankan keasliannya hingga saat ini, sehingga dijadikan cagar budaya bangunan bersejarah. Pada awalnya bangunan ini dijadikan tempat pertama untuk produksi rokok Sampoerna, hingga pada tahun 2003 dijadikan museum dan terbuka untuk publik. Namun tempat produksi rokok kretek masih tetap dipertahankan hingga saat ini.
HOS terdiri atas sebuah auditorium besar terletak ditengah dan 2 bangunan kecil disebelah kiri-kanannya. Begitu masuk kedalam auditorium anda akan dibawa serasa kembali ke masa lampau. Pencahayaan yang pas disertai dengan lantunan lagu-lagu lama semakin membuat terhanyut kedalam masa lalu. Pada lantai 1 pengunjung disuguhi dengan alat-alat yang digunakan oleh orang masa dulu untuk memproduksi rokok. Banyak foto-foto yang tertempel di dinding menggambarkan kondisi kota surabaya pada waktu itu.
Bagi yang ingin membeli aksesoris, pada lantai 2 dijual kaos, merchandise serta banyak karya seni unik. Selain itu pengunjung bisa melihat proses produksi tangan rokok kretek secara langsung. Sangat menyenangkan melihat tangan-tangan terampil menggulung, memotong serta melakukan packing menjadi sebuah produk rokok. Semua pegawai adalah wanita dikarenakan lebih telaten dan lebih tahan tekanan. Bayangkan saja setiap orang ditarget untuk menyelesaikan tugasnya masing-masing sehingga menghasilkan ratusan rokok dalam tiap 1 jam. Sayangnya dilarang untuk melakukan pemotretan dikarenakan rahasia perusahaan.

Sebagai tambahan, HOS menyediakan wisata keluarga untuk berkeliling kota surabaya mengunjungi bangunan bersejarah dengan bus yang disediakan secara gratis. Waktu tour selama 1-2 jam dimulai pukul 09.00, 13.00 dan 15.00, dengan rute yang berbeda tiap harinya. Disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, karena bisa jadi bus telah penuh terisi.

Rute Surabaya Heritage Track :
I. Rute pendek (1 - 1,5 jam )
HOS - Tugu Pahlawan - PTPN XI - HOS

II. Rute panjang (1,5-2 jam )
HOS - Tunjungan - Balai Kota/Taman Surya - Gedung Kesenian Jawa Timur - PTPN - HOS

peralatan marching band
mesin cetak kuno
mobil yang pernah digunakan Bung Tomo